Kamis, 23 Agustus 2018

SEJARAH BANJAR (NEGARA) #2


BUPATI "KONSERVASI" : 
KRT WIRAKUSUMA dan KRT WIRAWIJAYA

Bupati KRT Wirakusuma (1620-1647) giat sekali dengan program penghijauan. Prestasi pemerintahannya, terutama dibidang lingkungan hidup, wilayah Banjar Petambakan khususnya di Pegunungan Serayu Selatan berhasil hijau sejuk dan memberi suasana magis. Cocok untuk kontemplasi spiritual. Ia bisa disebut sebagai Bupati Konservasi.

Tidak hanya reboisasi, KRT Wirakusuma dikenal ahli dalam bidang pertanian dan produk kuliner. Saat itu, penjual makanan dan minuman di wilayah Banjar Petambakan dibina untuk menjaga produk selalu higienis.

Sementara Bupati KRT Wirawijaya (1647-1659) merupakan tangan kanan Sinuwun Amangkurat Agung. Beliau pernah usul agar Keraton dipindahkan ke Tegal atau Banyumas.
Kebijakan menonjol KRT Wirawijaya adalah penanaman pohon buah-buahan diwilayah Utara. Bagian utara Kabupaten Banjar Petambakan terdapat Gunung Prahu, gunung Pengamun-amun, gunung Gajahmungkur, gunung Ratawu, gunung Ragajembangan, gunung Mandala dan gunung Pawinihan.

Dalam sejarahnya, KRT Wirawijaya juga seorang bupati yang gemar berolah raga. Setiap hari kamis beliau mengadakan lomba renang di Kali Serayu. Beliau kerap hadir dengan menaburkan uang recehan ke dalam kali. Kemudian peserta berebut dengan cara menyelam.
(Bersambung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar