Kamis, 23 Agustus 2018

Sejarah Banjar (Negara) #5


ERA KABUPATEN BANJAR WATULEMBU

Setelah masa 12 Bupati, Kabupaten Banjar Petambakan berganti nama menjadi Banjar Watu Lembu atau Banjar Mangu.
Era pemerintahan Banjar Watu Lembu berlangsung pada 1780-1831. Penanda pentingnya adalah pemindahan pusat pemerintah Kabupaten. Dari timur sungai, dipindahkan ke sebelah barat Sungai Merawu (situsnya diperkirakan di sekitar Balai Desa Banjarkulon).

Bupati pertamanya adalah KRT Mangunyudo (1780-1812). Beliau putra Bupati KRT Sosroyudo atau Raden Banyakwide.

Bupati Mangunyuda sangat giat membangun wilayah. Untuk memajukan daerah pernah dilakukan kerjasama dengan Bupati Purbalingga ke-2, KRT Dipokusumo. Untuk bersama-sama memajukan bidang perencanaan, perdagangan, pertukangan, perkebunan dan pertanian.

Pada  tahun 1784 para Bupati se Jawa Tengah dan Jawa Timur diberi pelatihan manajemen di Surabaya. Tujuannya agar kepala daerah memiliki visi bisnis dan pemasaran. Bupati Mangunyuda berkepentingan memasarkan produk unggulan daerah Banjar, diantaranya gula kelapa.

Sosok Bupati Mangunyuda dikenal sangat patriotik. Republiken. Hingga ia dijuluki Mangunyuda Sedo Loji, karena meninggal di Loji bersama pasukannya saat bertempur membela Raja Surakarta Hadiningrat melawan kolonialisme.

Kronologi kematian sosok Mangunyuda masih misteri. Namun sikap kepahlawanannya mematik simpati. Hingga sebagian kalangan penuh harap, angka Hari Jadi Kabupaten Banjarnegara berpatokan pada peristiwa bersejarah ini.
Sepeninggal KRT Mangunyuda, tampuk kuasa Kabupaten dinobatkan kepada KRT Kertoyudo dengan gelar RNg Mangunyudo II. Lalu dilanjutkan RNg Mangunyudo III yang juga dikenal dengan nama RNg Mangubroto.

Era Kabupaten Banjar Watulembu berakhir, bersamaan surutnya Perang Diponegoro. Perang Diponegoro (1825-1830) menghasilkan perubahan konstelasi politik di dalam Keraton dan kekuasaan di daerah. Termasuk pengaruhnya di Wilayah Kilen, yakni Karesidenan Banjoemas yang meliputi regentchap: Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara.
(bersambung)







Tidak ada komentar:

Posting Komentar